Saturday, November 28, 2015

Setapak Menuju Puncak

Oleh    : Febri Fazriati
 
Nalfisosrata (Pengenalan Fisik, Sosial, dan Ramah Tamah) pada tahun 2015 ini mengambil tema “Belajar dan Bersahabat Dengan Alam Bersama Geografi”.  Nalfisosrata berlangsung pada tanggal 16 – 18 Oktober 2015, bertempat di Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Cidahu,  Sukabumi, Jawa Barat. Acara yang diadakan selama 3 hari ini juga tidak luput dari sponsor Yellow Black. YellowBlack merupakan milik salah satu senior kami, tahun 2008. YellowBlack Store menyediakan berbagai sepatu, baju, topi, gadget. Untuk kalian yang ingin mencari barang-barang tersebut, bisa add id line : yellowblackstore.

Sebelum kami mengikuti serangkaian acara Nalfisosrata, panitia mengadakan MABIM (Masa Pembinaan Mahasiswa Baru) yang dilaksanakan scara sistematis, terarah, dan dapat menanamkan softskill mahasiswa. Mabim yang dilaksanakan antara lain, mabim dengan konten acara tips packing, sosialisasi barang bawaan Nalfisosrata, Navigasi Darat dan Simulasi Pembuatan Tenda yang sangat bermanfaat dan merupakan bekal kita pada saat Nalfisosrata

Kami, pada tanggal 16 Oktober 2015, para peserta dan panitia berkumpul di samping BAAK pada jam 08.00 pagi, panitia mengecek kelengkapan barang bawaan peserta baik barang bawaan individu maupun barang bawaan kelompok. Adapun kegiatan selanjutnya adalah latihan yel-yel Nalfisosrata yang dipimpin oleh senior 2013. Kami melakukan upacara singkat di Plaza UNJ, bersama para dekan dan ketua jurusan geografi, semacam pelepasan keberangkatan. Setelah itu kita latihan yel-yel, dan menunggu kelas A selesai kelas, jam 10.00 kami langsung berangkat ke tempat tujuan dengan menggunakan truk tronton. Ada sekitar 4 truk tronton yang membawa kami ke tempat tujuan. Kami sampai sana sekitar pukul 12.00. Materi pertama adalah navigasi darat, kami mengeluarkan alat-alat untuk keperluan navigasi darat seperti kompas bidik,  busur derajat, peta rupa bumi cidahu, pensil, penghapus, penggaris, dan benang jahit. Setelah kami melakukan navigasi darat, kami tracking ke atas untuk mendirikan tenda di tempat yang sudah disediakan. Kami mendirikan tenda sendiri dan juga membuat parit di sekeliling tenda. Panitia konsumsi sangat memperhatikan pola makan kami. Kami makan makanan yang sehat, enak, dan bergizi. Ibadah pun alhamdulillah tepat waktu dan di jama’. Kami tidak melewatkan ibadah, panitia bisa mengatur itu dengan baik

Pada tanggal 17 Oktober 2015, kami diperkenalkan alat-alat geografi yang sangat membantu kami untuk melakukan kajian baik kajian fisik maupun sosial. Pengenalan alat – alat geografi dilakukan oleh Hanief senior 2012. Tidak lupa kami juga di ajari cara melipat Peta Rupa Bumi. Pada saat itu, kami memegang Peta Rupa Bumi Cidahu. Ternyata untuk setiap jenis peta, memiliki cara pelipatan yang berbeda. Walaupun sederhana, tapi sangat berpengaruh. Setelah kami diperkenalkan alat-alat geografi dan cara melipat peta rupa bumi, kami melakukan tracking ke kawah ratu. Adapun barang-barang yang wajib kami bawa di tas kecil seperti gula merah/coklat/madu, air minum, obat-obatan pribadi, jas hujan, alat sholat, snack, dan lain-lain yang diperlukan selama tracking. Medan tracking yang kami lalui cukup menantang dan sulit. Ada beberapa peserta yang tidak bisa sampai ke Kawah Ratu dan hanya sampai Helypad karena ada beberapa kendala. Selama trackingpun ada peserta yang sesak nafas, dan kakinya kram dan jatuh di sungai.. Panitia P3K dengan sigap dan cepat segera mengobati peserta yang mengalami kendala. Setelah tracking, kami melakukan kajian sosial yaitu mewawancarai penduduk sekitar. Kami sebelumnya sudah diberikan kertas kajian yang harus kami teliti. Malamnya, kami melakukan agenda ramah tamah dengan senior dengan api unggun. Disana ada penampilan yel-yel saat MPA, Nalfisos, dan penampilan per kelompok. Acara berlangsung seru, asik, dan tidak terasa sampai pukul 1 pagi.

 Besoknya, pada tanggal 18 Oktober 2015, agenda kami adalah outbound. Outbound terdiri dari beberapa pos. Lagi-lagi, peserta yang mengalami kendala pada saat tracking, tidak diizinkan outbound oleh ketua pelaksana, koor p3k dan koor acara. Sedih kalo diceritain, mengingat, peserta sangat menginginkan utnuk mengikuti serangkaian acara outbound, tapi jika ketua pelaksana tidak mengijinkan, panitia yang lain pun tidak bisa memberikan ijin walaupun peserta sampai memohon-mohon. Sorenya, Ibu Oot dan Pak Cahyadi selaku dosen pembimbing, menutup acara kegiatan yang diisi dengan penyiraman oleh bunga kepada para peserta dan panitia. Banyak manfaat yang didapat dari kegiatan Nalfisos ini, bukan hanya tentang simulasi pada saat kita melakukan kajian fisik maupun kajian sosial, tapi kami merasakan manfaat lebih dari itu. Acara ini telah merubah sikap dan sifat kami dan kami lebih mengenal serta mendalami keadaan teman-teman kami. Senior pun datang untuk berbagi pengalaman, memberikan “tamparan” bahwa kita harus saling menjaga, jangan sampai kami datang ke rumah teman kami untuk pertama dan terakhir kalinya, pada saat dia sudah meninggal. Sebuah pemahaman yang membuat kami, lebih ingin dekat dengan teman-teman kami, mengetahui keadaan dan masalah tiap individu di angkatan kami, angkatan 2015. Acara ini bukan ajang perploncoan sebagaimana banyak kabar burung bertebaran. Banyak pelajaran yang kami petik dari acara ini. Kami, angkatan 2015 berterimakasih karena dengan diadakannya acara ini, angkatan kami lebih solid.

P.S : 
1. Tulisan ini merupakan berkas untuk diperlombakan dalam LOPEPENA (Lomba Penulisan Perjalanan NALFISOSRATA) yang diselenggarakan oleh KELOMPOK STUDI GEOGRAFI - UNJ
2.   763 kata

No comments:

Post a Comment