Sunday, November 29, 2015

Endapan Kebahagiaan


Menginjak bulan ke-3 saya di dunia perkuliahan. Saya semakin menemukan titik nyaman saya. Dari awal saya MPA, entah kenapa semua terasa bahagia dan tanpa beban. Mungkin karena saya terlalu menikmati semuanya, dan menganggap semua kendala yang ada sebagai sebuah pelajaran, atau sejenisnya. Saya melakukan hobi saya kembali, seperti menari dan menulis. Saya bertemu orang – orang yang selalu membuat saya tertawa, nyaman, dan aman. 

FIS EXPO, terdiri dari Galeri Prestasi, Talkshow, dan Pentas Besar FIS 2015. Pentas besar merupakan persembahan dari DEP. ORSENI BEM FIS. Pentas Besar FIS 2015 dilaksanakan pada 26 November 2015 di Mafthuhah, IDB 2 dimulai dari jam 15.00 sampai jam 20.30 yang terdiri dari acara Akustik, Seni Tari, Marawis, Chart Ampuh, Pembagian Hadiah Dekan CUP, dan ditutup dengan sedikit penampilan drama. Acara Pentas Besar dipandu sama kak Faqih dan Milka juga dimeriahkan oleh anak-anak FIS dan dihadiri oleh petinggi kampus, mahasiswa UNJ dan di luar UNJ 

Singkat cerita, saya diberi amanah untuk nulis naskah drama di acara Pentas Besar FIS. Saya berusaha melakukan yang terbaik juga tidak mengecewakan kepercayaan yang sudah diberikan. Terlebih, saya paling senang saat naskah saya dikritik, dikomentari, dan harus saya revisi berkali-kali (iya, berkali-kali) sampai yang ngerevisi mungkin bosen. Pihak-pihak yang terlibat melakukan semuanya dengan total dan sempurna supaya kami bisa memberikan “konsumsi” tontonan yang sesuai untuk masyarakat kampus.

“Mengejar Koma Sampai Titik” menceritakan tentang cinta, yang terhalang oleh tradisi adat jawa kental yang dipegang teguh oleh pihak perempuan karena adanya perbedaan kebudayaaan yang dianut oleh keduanya. Keberagaman yang ada bukan untuk diseragamkan. Banyak konflik budaya dan masalah-masalah sosial yang diangkat disini karena kami di Fakultas Ilmu Sosial.

Banyak pengorbanan yang dilakukan oleh semua pihak panitia yang terlibat, baik dari segi pikiran, waktu, tenaga, lelah, dan finansialnya juga. Disela-sela kesibukan mereka, mereka bisa menjalankan acara ini.  Keliatannya memang melelahkan, tapi saya semangat ngejalanin ini semua. ini yang disebut “Pekerjaan dan Kewajiban Sejalan dengan Hobi”. Selama latihan drama pun, kami dibantu banyak sama kak Dino untuk masalah blocking, dll. Banyak pelajaran yang bisa saya ambil saat proses ini. Dia berhasil memvisualisasikan dan menyempurnakan apa yang ada dipikiran saya. Ini pendapat pribadi saya, saya hanya mencoba menulis keadaan. Di balik kekonyolan yang selalu dilakuin bareng anak-anak orseni yang lain, banyak sifat baik, perilaku, sikap, dan pemikiran yang ngebuat saya salut. Kalau kata ka Dino “Saya bukan orang pintar, saya bukan orang hebat, tetapi kami memiliki semangat untuk melakukan sesuatu, kami ingin berkarya” 

Dari mulai perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan saya bangga dan salut sama seluruh crew dan pemeran yang terlibat di acara ini, ada banyak crew yang terlibat dan mereka benar-benar bekerja keras untuk memberikan yang terbaik baik dari segi artistik, music and sound, lighting, perlengkapan, ticketing, HPD, wardrobe, make up dsb. Semua crew lelah, lebih terkuras pikiran, waktu, tenaga, dan dari segi finansialnya, tapi rasanya semua terbayar saat kita melihat orang lain terhibur dan pesannya pun tersampaikan. Saya belajar banyak hal dari mereka, banyak sifat dan perilaku yang ngebuat saya kagum sama mereka. Saya bahagia bisa dikasih kesempatan untuk bekerjasama dengan kalian.

Terima kasih untuk pengalaman, pelajaran, dan kepercayaannya ya kak Ojan dkk. Acara Pentas Besar FIS 2015 kemarin ngga akan sehebat itu tanpa kerja keras, usaha, dan totalitas teman-teman crew yang terlibat didalamnya. Maaf ngga bisa disebutkan satu-satu. Kalian hebat-hebat banget. Selamat ya kakak-kakak orseni, proker terakhir di akhir kepengurusannya sudah terlaksana dan berhasil. Maaf hanya bisa bantu sedikit. Seneng deh kalau liat kalian seneng, apalagi saat acara udah berakhir terus kita ngumpul ngobrol bercanda di Plaza UNJ sampai malam. Itu moment paling bahagia dan akan mengendap di pikiran dan hati saya. Saya mohon maaf kalau dari mulai perencanaan dan pelaksanaan acara penbes ada kata-kata dan perbuatan yang kurang berkenan. Sekali lagi, terima kasih semuanya, dan sukses terus. Semoga bisa bekerjasama di lain kesempatan.

Jakarta, 29 November 2015

Febri Fazriati.
P.S : maaf, foto ini hanya sebagian crew yang terlibat. Foto yang lain belum ada, nanti menyusul ya.






3 comments:

  1. loh, lo berarti masih maba kan? baru 3 bulan di kampus kok udah dipercaya nulis naskah buat proker bem fis? haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. karna kita mencari potensi. tidak mengenal umur yg masih seumur jagung di dunia kampus. satu lagi, karna mahasiswa FIS tidak senioritas yang menganggap remeh MAHASISWA BARU, mungkin beda dengan anda.
      -ORSENI

      Delete
  2. Iya. Gue ga ngurusin pertanyaan2 receh kyk gini. // ka tika : ka tika peluk dulu sini

    ReplyDelete